Kebijakan Mutu

KEBIJAKAN STRATEGIS

Kebijakan Strategis Pusat (Berkaitan Peningkatan Kualitas Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat)

Pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat pada lingkup pengembangan hewan tropika secara efisien, efektif dan tepat guna sehingga dapat mendukung pengembangan ilmu-ilmu yang terkait serta bermanfaat bagi masyarakat luas.

Program Pusat (berkaitan Roadmap Program Pusat)

  1. Penelitian Dasar/Pengembangan IPTEK
    1. Program Riset Unggulan/Terobosan di bidang Peternakan.
    2. Perbibitan: Usaha perbibitan berbasis perdesaan (village breeding centre); Kajian breed/genetik untuk menghasilkan unggas, sapi, kambing, dan domba lokal tahan penyakit dan produkivitas tinggi.
    3. Obat/Vaksin: Kajian vaksin yang menggunakan isolat lokal Indonesia; Inventarisasi kekayaan bahan baku tropis sebagai sumber obat-obatan herbal baru.
    4. Pakan: Kajian ”Lumbung Pakan Ternak” nasional berbasis sumberdaya lokal di daerah yang mendukung pengembangan peternakan; Inventarisasi kekayaan bahan baku pakan tropis sebagai sumber pakan baru; Eksplorasi rumput domestik.
    5. Eksplorasi satwa liar yang dimanfaatkan untuk konsumsi manusia dan konservasinya melalui manajemen nutrisi.
    6. Inventarisasi potensi satwa endemik Indonesia yang bernilai ekonomis dan dikembangkan untuk pemberdayaan masyarakat lokal.
    7. Pengembangan hewan-hewan yang berpotensi sebagai hewan peliharaan, kegiatan biologi, medis dan breeding serta ekonomis.

 

  1. Penelitian Aplikatif/Action Research
    1. Produksi Palatability Enhancer (PE) untuk Meningkatkan Mutu Konsentrat dan Produktivitas Sapi Potong.
    2. Produksi dan Aplikasi probiotik Anaerobik Enskapsulasi (PAE) dan Suplemen Kaya Nutrien Untuk Peningkatan Produktivitas Ruminansia
    3. SPIN PROJECT Univ. Utrecht : Data collection and collection in poultry farms in west java province.
    4. Program pengembangan peternakan berbasis komunitas.
    5. Pemanfaatan sperma Banteng untuk grading up sapi Bali.
    6. Kesehatan: Pengembangan produk pangan hewani yang sehat dan berkualitas bagi konsumen melalui manipulasi nutrisi; Pengembangan sistem diagnostik penyakit hewan strategis; Penggunaan “Herbal Medicine” untuk pengendalian dan penanggulangan penyakit hewan; Feed addatives yang dapat mengurangi kasus mastitis sub-klinis dan kolesterol jahat pada daging.
    7. Pakan: Pengembangan sylvopastura; Pengawasan mutu pakan di tingkat peternak, pedagang, dan industri pakan; Ketahanan dan keamanan pakan; Penerapan teknologi rekayasa nutrisi untuk peningkatan efisiensi penggunaan pakan; Standarisasi bahan baku pakan lokal; Feed additives yang dapat mengatasi residual pestisida, heavy metal pada pakan (SNI).
    8. Pemanfaatan lahan marginal dan lahan terdegradasi di Indonesia untuk budidaya atau industri peternakan.
    9. Kebijakan: Kajian implementasi dan kendala penerapan UU No. 18 Tahun 2009; Studi kebutuhan kebijakan untuk mendukung pengembangan peternakan rakyat; Studi dampak implementasi Perda terkait peternakan terhadap prospek usaha peternakan di daerah.
  2. Pengabdian Masyarakat (Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat)
    1. Melakukan seminar dan pelatihan tingkat regional, nasional, dan internasional.
    2. Penyuluhan Good Farming Practice dan Biosecurity di berbagai peternakan rakyat.
    3. Pelayanan diagnosa penyakit hewan, analisa pakan, dan jasa penitipan hewan kesayangan.
    4. Pengembangan dan penguatan petani ternak lokal dalam mendukung program protein hewani di RI.
    5. Sosialisasi produk pangan hewani yang sehat, berkualitas, dan halal bagi konsumen.
    6. Pembentukan desa binaan “integrated farming system based on local resources.”
    7. Pemberdayaan masyarakat pedesaan melalui industri/bisnis peternakan ayam buras atau itik.
    8. Pelatihan penyusunan proposal pengajuan modal usaha (evaluasi proyek).
    9. Pengembangan agribisnis peternakan berbasis desa (pengembangan desa binaan).
    10. Konsep PP dari UU No. 18 Tahun 2009.
    11. Masukan Perda tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan di Provinsi/Kabupaten/Kota.
    12. Roadmap pembangunan peternakan menuju Swasembada Daging dan peningkatan kualitas usaha.
    13. Centras Bicara: a) Aktif memberikan masukan/konsep pengembangan peternakan kepada pemerintah, baik nasional maupun sampai ke tingkat daerah, b) Mengkritisi isu yang sedang berkembang, c) Mediasi peraturan/perundang-undangan sampai ke tingkat daerah.
    14. Peran serta dalam merumuskan dan analisis: peraturan-peraturan yang berkaitan dengan peternakan secara umum.
    15. Sosialisasi dan bedah UU No. 18 Tahun 2009 kepada publik.
    16. Desa Binaan: Ternak domba/kerbau di Bogor Barat.
    17. Pengembangan Jasa untuk swasta dan pemerintah terkait dengan pengembangan peternakan (Master Plan, Detail Plan, Supervisi Teknologi, Comissioning peralatan, Training etc).
    18. Sertifikasi pengujian.
  3. Diseminasi dan Publikasi Kegiatan
    1. Seminar nasional dan internasional.
    2. Hasil Riset : Artikel Jurnal, Buku, Tulisan Ilmiah Populer.
    3. Hasil Pengabdian Masyarakat : Media Massa Cetak dan Elektronik.
  4. Penguatan Kelembagaan Peternakan dan Kerjasama
    1. Meningkatkan kerjasama dengan lembaga-lembaga nasional dan internasional.
    2. Kampanye dan kajian intensif pemanfaatan bersama lahan untuk kehutanan, perkebunan dan peternakan.
    3. Aktif memberi masukan/konsep pengembangan peternakan, pengendalian penyakit hewan, kebijakan publik dan perundang-undangan kepada pemerintah pusat dan daerah.
    4. Menyusun berbagai proposal penelitian, pengabdian masyarakat, dan pengembangan daerah untuk mendapatkan pembiayaan dari Depdiknas, Deptan, KNRT, Depkes, DKP, Dephut, Pemda, dll.
    5. Integrasi peternakan dengan tanaman pangan/pertanian, perkebunan, dan kehutanan.
    6. Pemanfaatan lahan integrasi sebagai sumber hemat (lahan irigasi, tol, bantaran rel).
    7. Pemanfaatan pantai sebagai ladang ternak (pantai selatan jawa, pulau kecil).
    8. Kerjasama dengan PT. TRI PUTRA MAJU BERSAMA dalam pengembangan produksi yoghurt dan sebagai binaan CENTRAS.
    9. Kerjasama dengan CV. Anugrah Farm dalam produksi konsentrat dan hijauan fermentasi Hi~ferÅ.
    10. Kerjasama dengan PT Gina Rizki Petani dalam pembuatan buffer mineral dan konsentrat.
    11. Kerjasama dengan Universitas UTRECHT Belanda dalam penelitian.
    12. Kerjasama dengan LEI Universitas Wageningen dalam bidang penelitian tentang keamanan pangan.

Leave a Reply